Welcome to www.betcoin2018.com

Portal Info dan Berita seputar Cryptocurrency.

Welcome to www.betcoin2018.com

Bitcoin, Ethereum, Forex, Zcash dan info update lainnya.

Welcome to www.betcoin2018.com

Ramalan dan Prediksi Perkembangan Cryptocurrency di 2018.

Welcome to www.betcoin2018.com

Cara dan Tips mendapatkan FastMoney.

Welcome to www.betcoin2018.com

Info Seputar Permainan Bet dan Game Online.

Friday, July 27, 2018

Sekeping Bitcoin Saat ini Dihargai Rp 103 Juta

Nilai Bitcoin kembali membuat mata terbelalak. Bagaimana tidak, satu keping koin digital ini dihargai US$ 7. 420 atau Rp 103 juta Kurs US$ 1 = Rp 14. 000. Mengintip data Coinbase, Kamis (17/7/2018), pada jam 19. 30 WIB nilai bitcoin naik US$ 1. 280 atau Rp 17, 92 juta.


Minggu lalu, persisnya 13 Juli 2018 nilai Bitcoin masih tetap di tempat US$ 6. 140 atau Rp Rp 85, 96 juta. Kenaikan dalam satu pekan sampai 20% lebih. Bitcoin semakin populer terakhir meskipun barusan Bos The Fed Jerome Powell memberi peringatan jika cryptocurrency 'berbahaya'.


Mata uang digital sudah jadi popular dalam satu tahun lebih paling akhir, dengan beberapa tokoh sangat populer di Wall Street, termasuk juga Fundstrat's Tom Lee serta investor nilai Bill Miller, turut masuk ke dunia itu. Harga Bitcoin melejit tahun lantas serta diperjualbelikan sesaat diatas US$ 20. 000, sebelum penurunan tajam pada 2018.

Di Indonesia, Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sebutan lain Bursa Berjangka sekarang ini tengah menyiapkan proses peresmian perdagangan mata uang digital (cryptocurrency) menjadi salah satunya komoditas yang diperjualbelikan di bursa berjangkanya. Direktur Utama Lamon Rutten persiapan itu sudah sampai 80%, hingga ditargetkan mata uang digital itu bisa diperjualbelikan sangat lambat pada Desember tahun ini.


" Tahun ini gagasan kami ada empat cryptocurrency, saya belumlah bicara cryptocurrency-nya. Saya belumlah tahu bulan tentunya, akan tetapi kami akan memakai kontrak cryptocurrency futures, mungkin saja seputar 80% telah usai, " tutur Lamon.

Selain itu, nanti ICDX menjadi salah satunya bursa berjangka di Indonesia akan tawarkan harga kontrak berjangka dengan nilai minimal US$ 10 ribu. Nilai kontrak minimal itu begitu rendah dibanding dengan bursa berjangka di Indonesia yang tawarkan kontrak seharga minimal US$ 100 ribu. Dengan angka kontrak yang minimal itu, pihaknya mengharap jika investor Indonesia akan tertarik serta memakai cryptocurrency futures menjadi salah satunya format investasinya.

Pemakai Mastercard Dapat Bayar Tagihan Gunakan Bitcoin?

Pada saat yang akan datang customer akan dapat membayar tagihan kartu kreditnya dengan memakai mata uang digital, seperti Bitcoin, menjadi mata uang. Pada Selasa (17/7/2018), Mastercard memenangi paten membuat perlindungan cara yang akan mengurus " cadangan fraksional mata uang blockchain."


Sekarang ini, pemegang kartu Mastercard cuma bisa lakukan pembayaran memakai mata uang yang dinyatakan pemerintah menjadi alat pembayaran resmi, tutur Seth Eisen, senior vice president for communications Mastercard, dikutip dari CNBC International. Dalam dokumen yang diedarkan dengan Kantor Paten serta Merk Dagang AS, Mastercard menyampaikan jika ada " penambahan pemakaian " dalam mata uang blockchain oleh customer yang " menghormati anonimitas serta keamanan." Tapi ada kerugian memakai mata uang digital, dokumen itu mencatat, serta ada keperluan untuk tingkatkan kemampuan penyimpanan serta pemrosesan transaksi itu.


"Saat mata uang blockchain bisa memberi kenyamanan serta keamanan untuk info pembayar, keamanan itu mungkin saja hanya terbatas untuk penerima pembayaran, terpenting karena terbatasnya blockchain, " kata dokumen itu. Menjadi contoh, transaksi koin digital masih tetap memerlukan waktu lebih lama : seputar 10 menit untuk transaksi blockchain dibanding nanodetik untuk pembayaran tradisionil.

Mengakibatkan, baik customer ataupun pedagang mesti menanti " jumlahnya waktu yang berarti " untuk pemrosesan transaksi digital, atau " tergantung pada niat baik pembayar " jika mereka valid, kata dokumen itu. Dokumen itu juga memberikan jika dalam contoh paling akhir, anonimitas blockchain bisa memberi tempat kurang menguntungkan buat pembayar.


"Banyak entitas, terpenting pedagang, pengecer, penyedia service, serta penyuplai barang serta layanan yang lain, waspada terima mata uang blockchain untuk produknya serta berperan serta dalam transaksi blockchain, " dokumen itu menyimpulkan. Akan tetapi, bila cara itu dibawa ke pasar, dapat percepat transaksi blockchain dengan sangat mungkin pemegang kartu untuk selekasnya membayar tagihan kartu credit mereka dengan sebagian kecil mata uang digital mereka.

Dalam e-mail ke CNBC, Eisen menulis, " Kami dengan cara berkelanjutan mencari langkah untuk membawa pemikiran baru serta pengembangan baru ke pasar untuk membuat nilai buat kami serta pelanggan kami serta pemegang kartu. Aplikasi paten merupakan sisi dari proses itu, ambil beberapa langkah membuat perlindungan kekayaan intelektual perusahaan, lepas dari inspirasi itu ataukah tidak sempat hadir ke pasar."


Akan tetapi, Penasihat Global Fundstrat Tom Lee menyampaikan pada CNBC jika ini merupakan berita baik untuk mata uang digital. "Ini betul-betul memvalidasi ide jika uang digital, atau uang berbasiskan blockchain, merupakan bentuk transaksi yang valid, " katanya.

Thursday, July 26, 2018

Emas 'Digital' Tanpa Fisik Semakin Menjamur

Tehnologi Finansial (Tekfin/Fintech) semakin mempermudah orang-orang dalam berinvestasi. Dari reksa dana sampai saham semuanya cuma tinggal click saja. Bahkan juga sekarang ini, makin menjamur investasi emas lewat Fintech dengan memakai aplikasi-aplikasi yang tersambung dengan server secara langsung.


Dari marketplace toko on-line seperti Tokopedia sampai Bukalapak hingga sampai basis seperti Tamasia serta EmasDigi membuat orang-orang beli emas dari mulai Rp 10. 000. Diluar itu, Pegadaian juga merambah usaha tabungan emas dari mulai nominal yang murah. Kepemilikan emas itu bukan sekedar dalam dunia maya. Pasalnya tabungan emas itu yang awalnya berupa digital dapat berwujud emas batangan bila orang-orang ingin mencetaknya walaupun perlu cost penambahan.

"Tabungan emas sangat mungkin kamu dapat menabung serta berinvestasi dengan cara berbarengan. Berlainan dengan mencicil atau pembiayaan emas, lewat tabungan emas kamu tak perlu membayar beberapa uang muka di awalnya, " demikian keterangan OJK dalam website resminya seperti diambil Senin (18/6/2018).


"Cukuplah buka rekening tabungan emas dengan membayar cost pembukaan rekening serta cost pembelian materai, kamu telah dapat mempunyai emas dengan berat minimum 0, 01 gr saja, atau seputar Rp 6. 000-an (Perkiraan harga emas 1 gr Rp 600. 000), " lebih keterangan itu.

Amankah? Bila bicara PT Pegadaian mungkin saja telah sah berizin oleh OJK serta dipunyai negara (BUMN). Bagaimana basis penyedia layanan tabungan emas yang lain? Penjualan emas digital adalah suatu hal yang inovatif. Akan tetapi sebaiknya untuk mengecek pengawasan penjualan emas itu sebelum berinvestasi disana.


Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira menuturkan, beberapa aplikasi serta e-commerce memang banyak yang lakukan penjualan emas dengan cara digital. "Hal itu adalah hal yang inovatif, tapi bagaimana dengan pengawasannya, " tutur Bhima pada CNBC Indonesia, Senin (18/6/2018).

Pada proses penjualan emas digital, sekurang-kurangnya ada dua transaksi yang membutuhkan pengawasan regulator atau OJK. Pertama, yaitu kegiatan penjualan emas digital tersebut yang hal seperti ini semestinya ada dibawah pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK. Lantas ke-2 kegiatan pengumpulan uang yang dikerjakan dalam penjualan emas itu.


"Saya lihat beberapa penjualan emas di aplikasi atau e-commerce belumlah ada pengawasan dari OJK, " katanya. Tidak hanya membuat perlindungan orang-orang, menurut Bhima, ada pengawasan regulator juga untuk melindungi harga emas itu sama dengan benchmark yang ada sekarang ini, yaitu harga dari Antam.

" Jika harga emas di Antam berubah-ubah, sedang harga emas di aplikasi masih, jadi hal itu pantas dipertanyakan, " jelas dia. Hampir semuanya praktek investasi emas berbentuk tabungan memang seharusnya mempunyai izin penuh OJK. Hingga lihat dulu sebelum berinvestasi.

Boeing Membuat Divisi Baru Taksi Terbang

Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing menginformasikan pembuatan divisi internal baru untuk masuk pasar penerbangan otonom yang tengah tumbuh. Boeing NeXt akan bekerja dengan cara kemitraan dengan perusahaan yang lain sambil merencanakan untuk merakit kendaraan tanpa awak, merampungkan pengendalian trafik hawa serta menolong jenis infrastruktur diatas tanah. 


Bicara di Farnborough International Airshow di hari Selasa (17/7/2018), Chief Technology Officer Boeing Greg Hyslop berkata Boeing mempunyai ketrampilan untuk membuat tehnologi baru dengan cara aman serta efektif. "Perubahan kendaraan terbang ini akan tiba satu tahun lebih yang akan datang. Transportasi mesti multi-modal, " kata Hyslop.


"Gagasannya merupakan ada pasar otonom yang berkembang diluar sana, dan itu kenapa kita membuat Boeing NeXt untuk memecahkan permasalahan dalam mengembangkannya." Raksasa penerbangan itu juga menginformasikan telah mengawali kemitraan baru dengan perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) SparkCognition. 


Boeing berkata kerjasama itu akan memakai tehnologi blockchain serta AI untuk meningkatkan skema manajemen jalan raya hawa yang dapat mencari kendaraan tanpa awak waktu terbang. Skema itu akan mengalokasi rute trafik serta koridor. Amir Husain sebagai pendiri serta CEO SparkCognition menyampaikan dalam suatu pengakuan jika transportasi hawa urban itu telah diakui menjadi pasar sejumlah US$3 triliun (Rp 43. 205 triliun) yang memvisualisasikan " pasar baru paling besar selama hidup". 


Anggota divisi Boeing NeXt akan ditarik dari beberapa sumber daya di organisasi itu, apabila sukses mungkin jadikan perusahaan terpisah. Divisi itu akan di pimpin oleh Steve Nordlund yang akan melanjutkan jabatannya menjadi Wakil Direktur Boeing HorizonX, unit modal ventura dari perusahaan. 

Wednesday, July 25, 2018

Bursa Berjangka RI Ini Akan Dagang Bitcoin Cs di Akhir 2018

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sekarang ini tengah menyiapkan proses peresmian perdagangan mata uang digital (cryptocurrency) menjadi salah satu komoditas yang diperjualbelikan di bursa berjangkanya. Direktur Paling utama Lamon Rutten persiapan itu sudah sampai 80%, hingga ditargetkan mata uang digital itu bisa diperjualbelikan sangat lambat pada Desember tahun ini.


" Tahun ini gagasan kami terdapat empat cryptocurrency, saya belumlah bicara cryptocurrency-nya. Saya belumlah tahu bulan tentunya, tetapi kami akan memakai kontrak cryptocurrency futures, mungkin saja seputar 80% telah usai, " tutur Lamon.


Selain itu, nanti ICDX menjadi salah satu bursa berjangka di Indonesia akan tawarkan harga kontrak berjangka dengan nilai minimal US$ 10 ribu. Nilai kontrak minimal itu sangatlah rendah dibanding dengan bursa berjangka di Indonesia yang tawarkan kontrak seharga minimal US$ 100 ribu. Dengan angka kontrak yang minimal itu, pihaknya mengharap jika investor Indonesia akan tertarik serta memakai cryptocurrency futures menjadi salah satu format investasinya.


" Sangat banyak pasar illegal di internet memperdagangkan bitcoin serta itu beresiko sekali, produk kami nanti tambah lebih baik serta murah dibanding produk cryptocurrency yang telah terdapat, " tambah Lamon. Sampai sekarang ini, ICDX masih tetap lakukan beragam taktik untuk mempopulerkan mata uang digital menjadi salah satu komoditas perdagangan yang populer di Indonesia. Taktik itu salah satunya dengan lakukan identifikasi mata uang digital yang wajar diperjualbelikan, persiapan jaringan serta software sampai brand management untuk kepentingan promo.


" Cryptocurrency diregulasi masuk berubah menjadi kontrak berjangka kami kan pertama permisi ke regulated, ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Tubuh Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Jadi selamat telah dapat ya, " papar Lamon. Tubuh Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sudah mengambil keputusan mata uang digital (cryptocurrency), seperti Bitcoin serta Ethereum, berubah menjadi salah satu komoditas yang bisa diperjualbelikan di bursa berjangka.


Penetapan itu menyusul ketetapan yang dibikin oleh Bappebti sesudah lewat kajian serta pertemuan dengan beragam lembaga, instansi, serta kementerian dalam mengambil keputusan uang digital menjadi komoditas.

Nilai Bitcoin Bak Roller Coaster, Dapat 'Cuan' Rp 200. 000/Jam

Nilai Bitcoin bergerak tidak menentu. Naik turunnya tidak bisa disangka bak roller coaster. Hari ini saja, Sabtu (14/7/2018) data dari Coinbase tunjukkan nilai Bitcoin sore hari ini jam 17. 00 WIB ada di US$ 6. 220 atau Rp 83, 9 juta.


Tetapi bila lihat gerakan per jamnya cukuplah membingungkan. Satu jam awal kalinya nilai sekeping Bitcoin US$ 6. 200 atau Rp 83, 7 juta. Dalam kata lainnya, pada sebuah jam bila terdapat penggila Bitcoin melepas sekeping Bitcoin jadi dapat mendapat untung Rp 200. 000. Tetapi maaf, itu bila bicara masalah untung. Gerakan Bitcoin itu mungkin menyebabkan 'buntung' karena hari awal kalinya nilai Bitcoin ada di US$ 6. 157 per keping atau Rp 83, 1 juta. US$ 1 = Rp 13. 500.


Awal kalinya, Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sebutan lain Bursa Berjangka sekarang ini tengah menyiapkan proses peresmian perdagangan mata uang digital (cryptocurrency) menjadi salah satu komoditas yang diperjualbelikan di bursa berjangkanya. Direktur Paling utama Lamon Rutten persiapan itu sudah sampai 80%, hingga ditargetkan mata uang digital itu bisa diperjualbelikan sangat lambat pada Desember tahun ini.


" Tahun ini gagasan kami terdapat empat cryptocurrency, saya belumlah bicara cryptocurrency-nya. Saya belumlah tahu bulan tentunya, tetapi kami akan memakai kontrak cryptocurrency futures, mungkin saja seputar 80% telah usai, " tutur Lamon.


Selain itu, nanti ICDX menjadi salah satu bursa berjangka di Indonesia akan tawarkan harga kontrak berjangka dengan nilai minimal US$ 10 ribu. Nilai kontrak minimal itu sangatlah rendah dibanding dengan bursa berjangka di Indonesia yang tawarkan kontrak seharga minimal US$ 100 ribu. Dengan angka kontrak yang minimal itu, pihaknya mengharap jika investor Indonesia akan tertarik serta memakai cryptocurrency futures menjadi salah satu format investasinya.

Usaha KTA Bank Punya potensi Digerogoti Fintech Lending

Kedatangan perusahaan tehnologi financial (fintech) berubah menjadi salah satu kecemasan perbankan. Masalahnya fintech ambillah menggerogoti usaha perbankan serta bikin penghasilan bank menyusut.


Diantaranya, fintech peer to peer (P2P) lending. Fintech ini dipandang akan menggerogoti usaha credit tanpa ada jaminan (KTA) perbankan. Berdasar pada data Otoritas Layanan Keuangan (OJK) sampai April 2018, KTA yang disalurkan sampai Rp 228, 12 triliun. Tumbuh 1, 14% dibanding periode yang sama tahun 207 sebesar Rp 225, 44 triliun. Mengenai credit punya masalah sampai Rp 2, 95 triliun.


Kepala Group Pengembangan Inovasi Keuangan Mikro OJK Triyono Gani menyampaikan pembiayaan yang dikasihkan fintech P2P lending tidak mempunyai jaminan sama dengan KTA. Bedanya, pada pemprosesan yang cepat daripada bank.

" Diantaranya memiliki bentuk invoice financing yang dikerjakan Investree. Entrepreneur tagihan pada vendor yang dibayarkan tiga bulan lagi namun perlu dana untuk bayar upah, mereka ambillah utang dari fintech. Di bank credit ini type KTA, " tutur Triyono.


Meskipun demikian, OJK mengatakan disrupsi yang dikerjakan fintech akan terbatas. Alasannya, OJK mempunyai ketentuan yang membatasi usaha P2P lending. Contohnya, P2P lending tidak oleh berikan utang lebih dari satu tahun.

Apabila utang lebih dari setahun jadi resiko yang dikelola lebih kompleks jadi fintech sama juga dengan instansi keuangan yang lain. P2P lending tidak dapat memakai dana sendiri atau mengumpulkan dana dari orang-orang. Apabila lakukan hal itu perusahaan mesti merubah izin berubah menjadi perusahaan multifinance.